Home » Pakan » Prinsip-prinsip pengelolaan hijauan makanan ternak (part II)

Prinsip-prinsip pengelolaan hijauan makanan ternak (part II)

Penyimpanan Biji

Tujuan Penyimpanan biji : agar selama dalam penyimpanan biji tidak tumbuh, atau rusak akibat jamur atau dimakan serangga.

Cara Penyimpanan biji : sebelumnya harus di keringkan dulu sampai kering konstan, lalu disimpan ke dalam botol, kaleng, tabung bambu dll. Dan diberi alas dari bahan kapur atau abu yang di atasnya diberi lapi kain.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dala penyimpanan :

  1. Karena biji perlu metabolisme, maka tutupnya harus sering dibuka 1-2 jam sehari, atau tutup deberi saluran udara
  2. Suhu yang baik untuk penyimpanan biji ialah 0-4,8 derajat. Sebaba penyimpan biji pada suhu tinggi 31-37 derajat, lembaga niji bisa rusak.
  3. -Sebelum bijji disimpan, baiknya dicampur dengan insektisida dan hulu, misalnya mengan menggunakan sublimat 1 % dll. Prosesnya dalam hal ini dilakukan pada waktu biji itu masih basah dari hasil panenan, kemudian disemprot dan dikeringkan. Bisa juga dengan kapur.

Hijauan
Suhu


Rendah
Optimal
Tertinggi
Rumput
Leguminose
0-4,8 derajat C
1-12 derajat C
25-30 derajat C
30 derajat C
31-37 derajat C
35 derajat C

Penanaman Dengan PolsPols adalah sobekan rumpun. Pols yang baik diperoleh dari :

  1. Sobekan rumpun yang sehat
  2. Mengandung banyak akar dan calon anakan baru( bagian tepi)
  3. Cara Penanaman Pols
  4. Pols ditanam ditempat yang sudah dilubangi
  5. Sebelum bibiini ditanam, bagian vegetatifnya harus dihilangkan terlebih dahulu
  6. Setiap pols yang ditanam, bisaterdiri dari dua sampai tiga batang tanaman
  7. Selanjutnya tanah seitar bibit yang ditanam dipadatkan.


Keuntungan : pols lebih cepat tumbuh daripada bahan yang berasal dari stek dan biji.
Kerugian : penanaman dengan bahan tersebut akan banyak memerlukan tenaga dan waktu, sebab sebelum bahan itu ditanam, perlu dibuat lubang dahulu. Pols hanya bisa disimpan dalam waktu singkat

Penanaman dengan stek dan stolon

Stek adalah potongan batang, stolon adalah potongan batang yang merayap atau batang berimpit dengan tanah.
Stek yang baik diperoleh dari :

  1. Batang sehat dan tua
  2. Setiap stek panjangnya 20-25 cm, minimal mengandung 2 buah buku
  3. Cara pemotongan stek harus betul
  4. Ruas terlalu panjang : stek masih muda , kurang baik karena kandungan karbohidrat pertumbuhannya rendah.

Cara penanam Stek :

  1. Ruas dibagian bawah harus masuk ke dalam tanah dengan baik sebab nanti akan tmbuh akar,’kedudukan stek bisa tegak, miring ataupun berbaring. Tetapi pada umumnya stek ditanam tegak, sebab pelaksanaan dalam penanaman lebih mudah
  2. Pada setiap tempat penanaman, bisa ditanam dua atau tiga stek,
  3. Setelah stek ditanam, tanah ditekan rapat pada steknya supaya tak mudah rebah dan tak kering, sehingga calon akar pun bisa mudah kontak dengan tanah.

Keuntungan :

  1. Cara penanaman dan pengangkutan lebih mudah dari pada pols
  2. Stek lebih tahan lama, bisa disimpan ditempat yang sejuk
  3. Kekurangan : tak tahan injak dan renggutan


Next Postingan ,,,



1 Comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.