Kaliandra, Batang dan Daunnya Banyak Manfaatnya

Advertisement
Situs-Peternakan.Com – Kali ini admin akan membahas satu per satu mengenai hijauan pakan ternak. Ya seperti kita ketahui hijauan merupakan pakan utama bagi ternak ruminansia. Kali ini admin akan membahas tentang kaliandra.

Berdasarkan klasifikasinya kaliandra termasuk kelompok plantae, family fabaceae yang banyak tumbuh di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi hingga 1500 m dari permukaan laut. Keunggulan kaliandra adalah dapat tumbuh dengan baik pada musim kemarau walaupun tidak sebaik pertumbuhannya dikala musim hujan, kecuali pada rawa kaliandra tidak dapat tumbuh. Kaliandra dapat digunakan sebagai penahan erosi tanah dan air, karena memiliki akar yang berbintil. Selain itu jika ditanam pada tanah yang kurang produktif dapat menekan pertumbuhan gulma.

gambar daun kaliandra sebagai pakan ternak ruminansia

Setidaknya terdapat sekitar 200 jenis kaliandra. Di Indonesia masyarakat banyak mengenai kaliandra bunga merah (Calliandra calothyrsus) dan kaliandra bunga putih (zapoteca) yang banyak digunakan sebagai tanaman penghijauan dan pakan ternak. Batang pohonnya  terutama kaliandra bunga merah dapat digunakan sebagai penghasil energi sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.  Daun kaliandra banyak dijadikan sebagai pakan ternak untuk ternak ruminansia. Sebab kaliandra memiliki kandungan protein yang cukup tinggi.

Berikut adalah komposisi kandungan kaliandra 

PK (%)
EK (kkal/kg)
SDN (%)
Lignin(%)
Abu (%)
Ca (%)
22,4
46,30
24,0
19,95
7,5
1,6
 Sumber data : lembahgogoniti.com

Kaliandra Sebagai Pakan Ternak

Kaliandra dapat digunakan sebagai pakan ternak yaitu daunnya. Daun kaliandra banyak mengandung protein yang cukup tinggi. Pada ternak ruminansia seperti sapi Kaliandra dapat menggantikan rumput maksimal 50%, sedangkan pada kambing dan domba sampai dengan 30%.

Seperti dilansir dari situs lembahgogoniti.com Kaliandra dapat diberikan pada ternak ruminansia dan ternak unggas (ayam dan bebek). Pada ternak ruminansia pemberian kaliandra sebaiknya dalam keadaan segar, jika dalam keadaan kering akan mempengaruhi pertumbuhan ternak sebab kadar protein telah berkurang. Pemberian pada unggas, kaliandra harus dijadikan tepung terlebih dahulu dengan cara pengeringan dan digiling. Efek pemberian tepung kaliandra sebesar 2-5%  pada unggas khususnya ayam petelur dapat memberikan warna kuning telur yang lebih cerah sebab daun kaliandra berfungsi sebagai karotinioid. Baca juga Konsentrat Sebagai Pakan Ternak