Penyakit Pada Ayam - Tetelo (ND)

Advertisement
Situs-Peternakan.Com – Penyakit Newcastle disease (ND) atau biasa disebut penyakit Tetelo merupakan penyakit menular yang dapat menyerang semua jenis unggas khususnya ayam. Penyakit Tetelo termasuk kategori penyakit berbahaya karena dapat ayam mulai dari anak ayam muda hingga dewasa.

Penyakit Tetelo atau ND merupakan penyakit yang membuat peternak sangat resah, lantaran penyakit ini termasuk penyakit yang menimbulkan angka kematian yang cukup tinggi yang dapat mencapai 100%. Apabila 1 ayam sudah terkena ND maka akan segera menular keseluruh ayam lainnya dengan cepat.



Penyakit ini disebabkan oleh virus Paramxoviridaera atau Paramyxovirus yang menyerang organ-organ seperti alat pernafasan, syaraf dan sistem pencernaan.  Penyebarannya terjadi saat pancaroba dan kontak langsung antara ayam yang sakit melalui udara dan binatang lainnya yang termasuk unggas, peralatan ternak yang telah terkontaminasi virus melalui udara, dan pekerja kandang.

Gejala klinis yang diderita unggas setelah terinfeksi virus ini adalah  :

Secara fisik ayam yang telah terserang ND akan tampak lesu, nafsu makan berkurang dan lebih banyak diam. Bagian tubuh seperti jengger dan pial terlihat kebiruan, sayap terkulai, Pada bagian pernapasan keluar cairan sehingga menyebabkan sulit  bernapas, terlihat megap-megap, bersin dan batu, dan mengorok. Dan ciri khas penyakit ini menyebabkan bagian leher ayam akan terpuntir (tortikolis) dan berjalan sempoyongan.

Jika diderita oleh anak unggas seperti ayam maka akan segera berakhir dengan kematian. Jika terjadi pada ayam dewasa maka antara 2 sampai 3 hari ayam akan segera mati.

Penanggulangan atau Pengobatan

Penyakit yang disebabkan oleh virus sejauh ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan. Penanggulangan yang dapat dilakukan sejauh ini adalah dengan melakukan tindakan pencegahan dengan cara vaksinasi terhadap ayam yang sehat. caranya ada yang disuntikan atau diberikan pada campuran air minum. Untuk ayam yang telah terkena penyakit ND harus segera dilakukan pemusnahan dengan memberikan vaksinasi aktiv dan inaktiv. Apabila ayam telah mati bangkainya segera dibakar. Baca juga Jenis penyakit ayam yang sering dihadapi oleh peternak